Jumat, 07 Agustus 2015

Diskriminasi

Aq terkadang bisa sangat sensitive dan terkadang bisa menjadi org yg paling tdk peka.
Aq bisa merasa jadi orang yg paling menderita di dunia ini jika sudah tersakiti.
Hanya dengan 1 kata yg keluar dari mulutmu dapat menyakiti hatiku sangaaat dalam..
Ketika aq merasa sakiit hati, kau tidak akan mengetahuinya tetapi di dalam hati ini terus berdoa semoga Allah memaafkanmu.
Aq juga akan merasa sedih ketika ditinggal sendirian dan tidak diperdulikan.

Sama sperti hari ini,
Bukan bermaksud mengungkit semua kebaikanq, tp disaat kau butuh datang padaq tetapi disaat kau senang kau lupa pada q dan pergi dengan yg lain.

Ketika kamu dikos sendirian tetapi aq mau ngineo dikos temen lain. Kau menunjukkan ekspresi dan kata2 yg membuatq utk tetap berada di kos.
Ketika aq berada di kos sendirian, kau malah pergi bersama pacar qmu dan malam ini, qmu justru nginep di rumah temen tanpa mengajakq.
Padahal tujuan qt besok sama.
Cukup tau..!!

Sabtu, 27 Juni 2015

Sisi lain diriQ

Dari luar mungkin aq terlihat tegar, tapi dr dalam aq sangat lemah dan mudah menangis. Aq hanya bisa menangis ketika sendiri. Orang2 tdk boleh melihat sisi lemahq.

Terkadang aq bisa menjadi org yg sangat sensitive. Bahkan ketika org lain tdk melakukan kesalahan tetapi hal itu mengganggu pikiranq sekitika itu juga aq bisa merasa tidak suka dlam beberapa waktu padanya tanpa ia ketahui.

Ntah sejak kapan aq menyadari sifat jelek ini. Moodq cepat berubah, seketika bagus dan tiba-tiba dalam sekejab berubah menjadi buruk dan memarahi semua org tanpa pandang bulu.
Ya Allah, maafkan aq dan hilangkanlah sifat burukq.

Selasa, 23 Juni 2015

Aaaaarrrgh......
rasa marah hampir memenuhi seluruh isi jiwa. Ingin teriak tapi tak bisa, ingin menangis tetapi malu karna ini masih diruang umum.
Mungkin diri ku saja yang terlalu sensitif.
lalu harus gimana lagi, aq gak punya alat pengontrol suasana hati dan pikiranku.

Rabu, 22 Oktober 2014

Ketika pertama kali bertemu dengannya di diklat prajabatan, aq begitu penasaran dengannya. aq ingin berteman dengan dirinya. dia mengingatkanq pada seseorang yang q kenal dulu (aq memanggilnya dengan nama tangguh). Suara dan cara ia berbicara begitu berciri khas (mirip banget ma tangguh). pada saat iu kami satu kelompok dan satu kelas. aq sering memperhatikannya hingga qmi berkenalan. suara yang lembutnamanya tiwi asal wonosobo (Nama lengkapnya Adhayana Setyo Pratiwi). Dia cantik.

Sekrang dia menjadi salah seorang teman dan sahabatku. Dia menjadi tempat curhat dan berkeluh kesah setiap harinya. Dia orang yang baik, lugu, cantik dan mempunyai pemikiran yang out of the box bgt. Dia sebenernya sangat mandiri, tetapi karena bentuk tubuhnya yang mini, wajah yang imut dan tingkah lakunya yang lugu sehingga membuat banyak orang menganggap dia masih berjiwa anak-anak.

Beradaptasi itu sulit

Ini sudah masuk minggu ke-2 aq berada dikantor perwakilan. jujur, cukup sulit bagiq utk bisa beradaptasi disini, terutama utk berbaur dengan orang-orang yang memang sudah lama disini. Cara bergaya, komunikasi, berinteraksi dan lainnya Cukup berbeda dengan diriq.

Aq mungkin memang lahir dan besar di pinggiran kota Medan, Sumatera Utara tetapi pada hakiki nya aq adalah keturunan suku Jawa tulen. Medan adalah daerah orang batak yang terkenal dengan cara bicaranya yang kasar dan suaranya yang keras. Walaupun aq lahir dan besar di Medan, sering berinteraksi dengan orang yang berbicara keras, tapi aq tidak terbiasa mendengar kata-kata kasar.

Disini, teman-teman banyak yang berasal dari daerah yang terkenal dengan sopan santun dan tutur katanya yang lembut. Disini aq melihat kelembutan cara mereka berbicara, mereka berbicara dengan suara yang lembut, halus, cukup sopan dan dengan raut wajah yang menyangkan tetapi kata-kata yang mereka katakan itu terlalu kasar. Dimedan aq sering mendengar kata-kata kasar seperti yang mereka katakan, tetapi mereka berkata kasar ketika mereka merasa kenyamanan mereka diganggu oleh kita. 

Aq sedih ketika teman2 bilang kata Bego, Mata lo semplak, masak? Bodo, dll dengan nada bercanda. Aq lebih suka orang yang to the point. Ketika mereka gak suka mereka bilang gak suka dan ketika mereka suka mereka ungkapkan rasa suka mereka ke kitA.

Aq akan berada bersama mereka dalam waktu yang lama dan seiring dengan berjalannya waktu aq akan terbiasa dengan kata-kata mereka. Tetapi proses untuk terbiasa itu cukup sulit bagiq

Jumat, 10 Oktober 2014

Cerita tentang tetewe

Namanya Adhyana Setyo Pratiwi (panggil saja dia tetewe walaupun sebenarnya nama panggilannya tiwi.hehe). Dia teman sekaligus sahabatq. dia selalu ada disaat q butuh. Dia selalu mengerti diriq. Dia cantik, lucu, manis, lugu dan imut. dia juga rajin banget belajar.

Ketika pertama melihatnya, ada getran dalam hati tuk kenal dan berteman dengannya. dia mengingatkanq pada seseorang yg pernah berkesan dihatiq. dan Alhamdulillah sekarang dia malah menjadi sahabat tempat q mencurahkan segala isi hati dan masalah yang kuhadapi setiap harinya.

sekarang kami dipisahkan oleh pekerjaan. Saat ini ia berada di Jakarta dan saya berada di Batam.  Dia orang yn cukup tegar, dia tidak pernah mau menunjukkan kesedihan maupun kesusahannya. dia selalu memendamnya sendiri. Dia lemah tetapi selalu mencoba tuk berpura pura tegar. Dia selalu merasa bahwa dirinya bisa dan gak perlu bantuan orang lain dan gak mau dikasihani.

Ketika aq pergi meninggalkan jakarta dan berangkat ke batam, dia selalu mencoba tegar, tidak ada kata kata ataupun nasihat perpisahan yang ia sampaikan kepadaq. Aq rasa ia takut akan merasa sedih dan mengeluarkan airmata jika mengucapkan kata-kata perpisahan. hingga samapi pada akhirnya ia membantuq mmembawa barang sampai ke taxi, dan Aq masuk kedalam taxi. lalu aq masuk ke taxi dan mengucapkan salam perpisahan kepada dirinya.  Seketika itu juga airmatanya meleleh, dan ia pun menangis lalu pergi meninggalkanq sebelum taxiq beranjak pergi.
Kejadian seperti ini terjadi utk yg kedua kalinya. Dan sifat dia juga sama seperti temanq yang bernama poyu.

Aq sediiih. Sungguh berat berpisah dengan sahabat yang paling aq sayangi.

Tetewe, Insya Allah qt akan bertemu kembli diwaktu dan tempat yang lebih baik lagi.
Aq sayang bangeet ma qmu.
Qmu akan tetap jadi sahabat aq selamanya.

Kamis, 01 Desember 2011

AKUNTANSI INTERNASIONAL DI INGGRIS, AMERIKA SERIKAT, DAN PRANCIS

  1. INGGRIS (UNITED KINGDOM)


Pada tahun 2002, Uni eropa mengadopsi peraturan dan persyaratan International Financial Reporting Standards (IFRS) dengan pengecualian IAS 32 dan 39, yang sekarang ini sedang ditinjau kembali oleh IASB. Kebutuhan ini menandai revisi subtansial yang lainnya terhadap peraturan perusahaan Inggris. ASB berharap menyertakan IFRS sebelum 2005, tapi prosesnya sangat sulit dengan perkembangan IASB yang lambat dan mereka terus mengumumkan standar yang baru untuk membantu mereka mematuhi IFRS.
  • Penyusunan Metode Standar Akuntansi di Inggris
Ada dua standar akuntansi di Inggris, yaitu :
a.      Company Act
b.      Standar Profesi Akuntansi
  • Prinsip Dasar Akuntansi
Ada 5 prinsip akuntansi dasar yang tercantum langsung dalam perundang -  undangan adalah sebagai berikut:
1.      matching concept dan beban berdasarkan accrual basis
2.      penilaian akun aktiva dan kewajiban individual secara terpisah dalam masing – masing aset dan kewajiban.
3.      Penerapan prinsip – prinsip konservatifme, terutama dalam pengakuan realisasi laba dan semua kewajiban dan kerugian yang diketahui.
4.      Kewajiban penerapan kebijakan – kebijakan akuntansi secara konsisten dari tahun ke tahun.
5.      Anggapan bahwa prinsip kelangsungan usaha dapat diterapkan pada entitas yang bersangkutan.

 2. AMERIKA SERIKAT (UNITED STATE OF AMERICA)

Sistem akuntansi di Amerika Serikat sangat mirip dengan di Inggris, mungkin ini sebagai dampak dari sejarah dan hubungan investasi diantara kedua negara tersebut. Sama halnya dengan bahasa dan sistem hukum dari Amerika Serikat yang berasal dari Inggris, jadi sebagai bapak pendiri sistem akuntansi Amerika Serikat, termasuk pelopor seperti Arthur Young (lulusan universitas Glasgow tahun 1880-an). Meskipun demikian Amerika Serikat lebih banyak mengadaptasikan dibandingkan dengan menerima tradisi akuntansi Inggris.
  • Organisasi yang Terlibat dalam Proses Penetapan standar:
1.      FAF (Financial Accounting Foundation), yang terdiri dari dua dewan, yaitu:
a.      FASB (Financial Accounting Standard Board)
b.      GASB (Govermental Accounting Standard Board)
2.      SEC (The Securities and Exchange Commision)
3.      Kantor Akuntan Besar yang dikenal dengan “Big 8”
4.      American Institue of Certified Public Accountants (AICPA)
5.      American Accounting Association (AAA)
6.      Financial Executives Institute (FEI)
7.      The Institute of Management Accounting yang dahulu bernama National Association of Accountant (NAA)
  •  Pelaporan Keuangan di Amerika Serikat
1.      Laporan keuangan dana :
a.      Governmental Fund
b.      Propriatary Fund
c.       Fiduciary Fund
2.      Laporan Keuangan Government – Wide
3.      Comprehensive Annual Financial Report (Laporan Keuangan Tahunan)
Dimensi penting dalam pandangan akuntansi di Amerika Serikat adalah adanya keinginan untuk mengatur akuntansi secara lengkap. Pengukuran dalam akuntansi merupakan suatu kategori historical cost yang berlaku secara internasional. Juga dipakai sistem LIFI, FIFO, AVERAGE METHOD secara luas dalam menilai persediaan.
  • Laporan Tahunan di Amerika
Laporan tahunan dari suatu perusahaan  besar di Amerika Serikat mencakup komponen sbb:
1.      Laporan Manajemen
2.      Laporan akuntansi independen
3.      Laporan keuangan Utama
4.      Hasil analisis dan diskusi manajemen
5.      Laporan keuangan pendukung
6.      Catatan – catatan atas laporan keuangan
7.      Perbandingan data keuangan sepuluh tahun
8.      Data kuartalan yang terpilih
9.      Informasi keuangan tambahan.
Financial Accounting Standard Board (FASB) merupakan lembaga yang terbuka untuk memberikan saran terhadap masalah akuntansi. Hal ini menempatkan FASB pada tugas penyelesaian masalah yang mendorong FASB mengembangkan masalah agenda tugasnya.
  • Perbedaan Akuntansi Amerika dan Inggris
Beberapa perbedaan standar akuntansi yang umum di AS dan UK adalah ;
a.      Di UK memungkinkan untuk menilai semua aset berdasarkan biaya historis, current cost maupun campuran dari kedua system tersebut.
b.      Revaluasi tanah dan bangunan berdasarkan harga pasar juga diperbolehkan.
c.       Beban depresiasi dan amortisasi harus sesuai dengan basis pengukuran yang digunakan untuk asset yang bersangkutan.
d.      Pengukuran persediaan, metode the lower of cost or net realizable value digunakan secara luas.
e.      Penilaian LIFO tidak diperbolehkan ole SSAP No. 9 atau untuk tujuan pajak.
f.        Merger dan oposisi diperlakukan secara unik.
g.      Metode polling of interest jarang dipergunakan
h.      Goodwill hasil pembelian biasanya langsung dihapus.
3. PRANCIS
Akuntansi di Perancis sangat terkait dengan kode sehingga sangat mungkin melewatkan kenyataan bahwa legislasi hukum komersial (Code de Commerce) dan hukum pajak sebenarnya menentukan banyak praktek akuntansi dan pelaporan keuangan di Perancis. Dasar utama aturan akuntansi adalah Hukum Akuntansi 1983 dan Dekrit akuntansi 1983 yang memuat Plan Compatible General wajib digunakan oleh seluruh perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki manual akuntansi. Ciri khusus akuntansi di Perancis adalah terdapatnya dikotomi antara laporan keuangan perusahaan secara tersendiri dengan laporan kelompok yang dikonsolidasikan. Hukum Perancis memperbolehkan perusahaan Perancis untuk mengikuti Standar Pelaporan Keuangan Internasional (International Financial Reporting Standards-IFRS). Alasannya, banyak perusahaan multinasional dari Perancis yang mencatat sahamnya di luar negeri.
  • Lima organisasi utama yang terlibat dalam proses penetapan standard di Perancis:
a.      Counseil National de la Comptabilite atau CNC (Badan Akuntansi Nasional)
b.       Comite de la Reglementation Comptable atau CRC (Komite Regulasi Akuntansi)
c.       Autorite des Marches Financiers atau AMF (Otoritas Pasar Keuangan)
d.      Ordre des Experts-Comptables atau OEC (Ikatan Akuntan Publik)
e.      Compagnie Nationale des Commisaires aux Comptes atau CNCC (Ikatan Auditor Kepatuhan Nasional)
  • Laporan Keuangan di Prancis terdiri atas:
a.      Neraca,
b.      Laporan laba rugi,
c.       Catatan atas laporan keuangan,
d.      Laporan direktur, dan
e.      Laporan auditor.
Tidak terdapat ketentuan mengenai laporan perubahan posisi keuangan atau laporan arus kas walaupun CNCC merekomendasikan untuk membuatnya. Untuk memberikan gambaran yang sebenarnya dan sewajarnya (image fidele), laporan keuangan harus disusun sesuai dengan peraturan (regularite) dan dengan niat baik (sincerite).
Dalam pengukuran akuntansi, aktiva tetap didepresiasikan menurut provisi pajak umumnya menurut garis lurus atau saldo berganda. Persediaan harus dinilai sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya atau nilai realisasi dengan menggunakan metode FIFO atau metode rata-rata tertimbang. Biaya penelitian yang diamortisasi tidak lebih dari 5 tahun. Kebanyakan resiko dan ketidakpastian dapat dicadangkan, seperti yang terkait dengan litigasi, restrukturisasi, dan asuransi swadaya dan hal ini memungkinkan timbulnya kesempatan melakukan perataan laba.
Republik Perancis merupakan negara yang  memiliki sistem akuntansi nasional  yang seragam didunia. Pada tahun 1947 bulan september The Ministry of national Economic mengeluarkan untuk pertama kali Plan Comptable General yang dirinci sebagai berikut:
1.      A National Uniform Chart of Account
2.      Definitions and Explanations of Terminology
3.      Explanations, where necessary, of thr form of entries and which accounts to debit and / or credit in the recordig of special events and transactions.
4.      Principles of accounting measurements (Valuation)
5.      Acceptable Cost Accounting Methods.
Elemen – elemen yang sangat berarti diubah pada Plan Comptable General adalah permintaan pengungkapan pada Generally Accepted Financial Statement. Pengungkapan pada bermacam – macam hal tersebut dapat ndijelaskan sebagai berikut;
1.      Departures from Generally Applied Accounting Principles.
2.      Explanation of Valuation Rules Employed.
3.      Accounting Treatment of Foreign Currency Items.
4.       Statement of Changes in Fixed Assets and Depreciation.
5.      Details of Provitions
6.      Details of Any Revaluations
7.      Contigent Liabilities Related to Leases
8.      Breakdown of Liabilities by maturity
9.      Analysis of Deffered Charges,ndeffered Items Arising from Currency Translation and unusual Item.
10.  Details of The Impact of Tax on The Financial Statement
11.  Disclosure of Liabilities Secured bybCollaterals
12.  Statement Showing How The Profit or Loss has been Appropriated
13.  The average number of Employed  Listed by Category
14.  A List of Marketable Securities Held
15.  Analysis of turn over of Activity and Georaphically.